Struktur Teks Editorial

Struktur Teks Editorial – Bahasa Indonesia merupakan Mata Pelajaran yang sangat banyak digemari oleh para siswa, apalagi bagi mereka yang memiliki cita-cita sebagai penulis, yang dapat menciptakan sebuah Karya Tulis, yang dapat bermanfaat bagi Penduduk diseluruh Indonesia, ataupun diseluruh Dunia.

Struktur Teks Editorial

Namun untuk mewujudkan cita-cita sebagai penulis atau pembuat Karya Sastra diatas, pastinya harus memahami berbagai macam Struktur dan Kaidah, dalam menggunakan Bahasa Indonesia, yang akan dijadikan sebuah Teks.

Teks adalah Susunan Kata yang terbentuk menjadi sebuah Kalimat, yang berfungsi untuk menceritakan atau menjelaskan berbagai macam Informasi atau Makna dari suatu Objek tertentu, dengan bentuk berupa Tulisan ataupun Lisan.

Teks ini juga terbagi menjadi berbagai macam jenis-jenisnya, dengan fungsi dan maksud yang berbeda-beda, tergantung dengan jenis Karya Satsra apa yang akan dibuat atau dibentuk, serta Kaidah Bahasa yang seperti apa, yang akan digunakan kedalam Karya Sastra tersebut.

Tetapi pada ulasan artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang Teks Sejarah, Teks Eksposisi, dan Teks Eksplanasi, oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini, kita akan kembali membahas tentang salah satu Teks, yaitu Teks Editorial.

Apa yang dimaksud dengan Teks Editorial?, Oleh karena itu bagi kalian yang ingin mempelajari tentang Teks Editorial diatas, pada kesempatan yang baik ini kami telah memberikan beberapa Pembelajaran tentang Teks Editorial, beserta Definisi, Ciri-Ciri, Kaidah Bahasa, Struktur, Jenis-Jenis, dan Contohnya.

Definisi Tentang Teks Editorial

Definisi Teks Editorial

Teks Editorial adalah Salah satu bentuk Teks yang berfungsi mengemukan pendapat secara Pribadi Individu atau Seseorang, dalam membahas suatu Isu, yang melingkupi berbagai macam permasalahan, baik itu dibidang politik, sosial, dan perekonomian, dengan syarat memiliki hubungan yang signifikan terhadap pandangan politik.

Walaupun begitu, salah satu jenis Teks ini, harus memiliki dasar utama atau pelengkap sebuah bukti data yang faktual, serta bersifat bijaksana atau tidak berpihak kepada siapapun, sehingga pembaca atau pendengar dapat menerimanya dengan baik.

Ciri-Ciri Dari Teks Editorial

Dalam memahami Teks Editorial, kalian harus mengetahui Ciri-Ciri dari Teks Editorial, yaitu sebagai berikut yang telah kami sediakan dibawah ini :

  • Topik yang akan menjadi pembahasan Teks Editorial, merupakan Topik yang sedang hangat diperbincangkan (Sedang Terjadi).
  • Penulisan terhadap Topik yang akan menjadi pembahasan, bersifat Sistematis dan Logis.
  • Topik Opini yang akan disampaikan, harus dibentuk sebagai Argumentasi.
  • Kaidah Bahasa yang digunakan bersifat Singkat, Padat, dan Jelas.

Fungsi Dari Teks Editorial

Jenis dari Teks Editorial yang terdapat didalam Pelajaran Bahasa Indonesia ini, memiliki Fungsi yang berbeda-beda, tergantung dari Situasi dan Kondisi yang sedang dihadapi, yaitu sebagai berikut :

  • Memberikan informasi tentang Isu atau Permasalahan yang masih hangat untuk diperbincangkan.
  • Mengajak pembaca atau pendengar untuk memikirkan sebab akibat dari Isu atau Permasalahan yang sedang terjadi.
  • Membantu pembaca atau pendengar untuk dapat menyiapkan jalan keluar, untuk mengatasi Isu atau Permasalahan yang sedang berkembang.
  • Menjadikan sebuah Pelajaran dari sebab akibat Isu atau Permasalahan yang telah terjadi.

Struktur Pembentukan Teks Editorial

Struktur Pembentukan Teks Editorial

Selain memiliki Definisi, Ciri-Ciri, dan Fungsi dari jenis Teks ini, Teks Editorial memiliki Struktur dalam pembentukannya, yaitu sebagai berikut :

1. Pernyataan Pendapat (Tesis)

Pernyataan Pendapat atau Tesis adalah Sudut pandang dari penulis mengenai sebuah Isu atau Permasalahan, yang akan menjadi pembahasan atau topik utama, secara faktual berdasarkan Isu atau Permasalahan yang sedang berkembang.

2. Bukti Faktual (Argumentasi)

Bukti Faktual atau Argumentasi adalah Alasan atau Sumber, yang digunakan untuk memperkuat Sudut Pandang (Tesis), ketika penulis ingin membahas sebuah Isu atau Permasalahan yang sedang terjadi.

3. Penegasan Ulang (Reiteration)

Penegasan Ulang atau Reteration adalah Bagian dari Topik Utama yang terkait dengan Pernyataan Pendapat (Tesis) dan Bukti Faktual (Argumentasi), mengenai Isu atau Permasalahan yang sedang terjadi.

Contoh Dari Teks Editorial

Setelah kalian memahami Definisi, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Struktur dalam pembentukan Teks Editorial, bagi kalian yang ingin mengetahui Contoh-Contoh dari jenis Teks ini, kami telah menyediakannya dibawah ini :

Contoh Dari Teks Editorial

Judul : Informasi Jumlah Korban Covid-19 Terbaru Di Indonesia

Wabah Virus Covid-19 yang sedang mewabah diseluruh Dunia, telah banyak memakan Korban Jiwa, sebanyak 18.945.564 juta orang yang terinfeksi, 709.872 juta orang meninggal Dunia, dan 12.137.454 juta orang dinyatakan sembuh.

Sedangkan di Indonesia sendiri, Covid-19 ini telah memakan banyak Korban Jiwa, sebanyak 162.884 orang yang terinfeksi, 7.064 orang yang meninggal Dunia, dan 3.166 orang dinyatakan sembuh.

Untuk meminimalisir Kasus Baru dari Covid-19 ini, pihak Pemerintah diseluruh Indonesia maupun Dunia, masih kebanyakan menerapkan System Social Distancing, serta tetap menjaga kebersihan diri, ketika sehabis keluar dari halaman rumah, seperti Mencuci Tangan, Mengganti Pakian yang telah digunakan, dan menjaga kebugaran tubuh.

Sedangkan bagi orang-orang yang ada keperluan diluar halaman rumah, wajin menggunakan masker, membawa handsanitizer, dan menjaga jarak antara satu sama lain, ketika dalam kondisi disekitar khalayak ramai.

Demikialan ulasan artikel yang dapat kami berikan hari ini, tentang Teks Editorial yang dilengkapi beserta dengan Definisi, Ciri-Ciri, Struktur, dan Contohnya.

Semoga dengan adanya ulasan artikel ini, dapat membantu kalian dalam mempelajari Teks Editorial, sehingga kalian tidak akan kebingungan lagi, ketika menghadapi Materi ini, amin.