Struktur Teks Sejarah

Struktur Teks Sejarah – Bahasa Indonesia merupakan Mata Pelajaran yang sangat banyak digemari oleh para siswa, apalagi bagi mereka yang memiliki cita-cita sebagai penulis, yang dapat menciptakan sebuah Karya Tulis, yang dapat bermanfaat bagi Penduduk diseluruh Indonesia, ataupun diseluruh Dunia.

Struktur Teks Sejarah

Namun untuk mewujudkan cita-cita sebagai penulis atau pembuat Karya Sastra diatas, pastinya harus memahami berbagai macam Struktur dan Kaidah, dalam menggunakan Bahasa Indonesia, yang akan dijadikan sebuah Teks.

Teks adalah Susunan Kata yang terbentuk menjadi sebuah Kalimat, yang berfungsi untuk menceritakan atau menjelaskan berbagai macam Informasi atau Makna dari suatu Objek tertentu, dengan bentuk berupa Tulisan ataupun Lisan.

Teks ini juga terbagi menjadi berbagai macam jenis-jenisnya, dengan fungsi dan maksud yang berbeda-beda, tergantung dengan jenis Karya Satsra apa yang akan dibuat atau dibentuk, serta Kaidah Bahasa yang seperti apa, yang akan digunakan kedalam Karya Sastra tersebut, salah satunya adalah Teks Sejarah.

Apa yang dimaksud dengan Teks Sejarah?, Oleh karena itu bagi kalian yang ingin mempelajari tentang Teks Sejarah diatas, pada kesempatan yang baik ini kami telah memberikan beberapa Pembelajaran tentang Teks Sejarah, beserta Pengertian, Ciri-Ciri, Kaidah Bahasa, Struktur, Jenis-Jenis, dan Contohnya.

Pengertian Teks Sejarah

Pengertian Teks Sejarah

Teks Sejarah adalah Salah satu jenis Teks yang memberikan Informasi tentang Fakta dari Kejadian atau Peristiwa yang terjadi pada masa lampau, yang akan menjadi cikal bakal Nilai Sejarah, pada masa yang akan datang.

Sehingga fakta-fakta Kejadian atau Peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau, dapat dijadikan sebuah Pelajaran dan Pengetahuan bagi orang-orang yang ingin mengetahui suatu Sejarah tertentu, seperti Sejarah Penjajahan Kolonial Belanda Di Indonesia, Sejarah Kemerdekaan Indonesia, dan masih banyak lagi.

Ciri-Ciri Teks Sejarah

Jika ingin membuat sebuah Karya Sastra memiliki ciri-cirinya, begitu juga dengan Teks memiliki ciri-ciri yang dapat kalian pahami, pada ulasan yang tersedia dibawah ini, yaitu sebagai berikut :

  1. Dibentuk berdasarkan Fakta yang benar-benar terjadi.
  2. Dijabarkan secara Kronologis atau Urutan, berdasarkan dengan Kejadian atau Peristiwa yang telah terjadi.
  3. Kaidah Bahasa yang digunakan merupakan Bahasa Indonesia Baku.
  4. Secara umum menggunakan Konjungsi Temporal.
  5. Bentuk Teks yang digunakan telah direkontruksi.
  6. Struktur Teks menggunakan bentuk Orientasi, Urutan Kejadian atau Peristiwa, dan Reorientasi.

Kaidah Bahasa Teks Sejarah

Kaidah Bahasa Teks Sejarah

Selain terdapat ciri-ciri dalam pembentukannya, Teks Sejarah ini juga memiliki sebuah Kaidah Bahasa yang menjadi pilar dalam pembuatannya, yaitu sebagai berikut ini :

1. Pronomina

Pronomina adalah Kata yang berfungsi sebagai Kata Ganti dari Nomina atau Frasa Nomina, seperti Saya, Kami, Kita, Kapan, Dimana, Itu, Ini, dan lain-lainnya.

2. Frasa Adverbial

Frasa Adverbial adalah Kata yang berfungsi untuk menunjukkan Waktu, Tempat, Kejadian atau Peristiwa yang terjadi dimasa lampau, seperti Tanggal 17 Agustus 1945, Pada Malam Hari, Kota Surabaya, dan masih banyak lagi.

3. Verba Material

Verba Material adalah Kata yang digunakan untuk menjelaskan suatu Aktivitas tertentu, yang dilakukan pada masa lampau, yang akan menjadi contoh pada masa depan, seperti Melawan, Mengeksplorasi, Membersihkan, Membantu, dan masih banyak lagi.

4. Konjungsi Temporal

Konjungsi Temporal adalah Kata yang digunakan untuk menyambungkan urutan-urutan Waktu, dari Kejadian atau Peristiwa yang telah terjadi dimasa lampau, seperti Pada Tanggal 14 Agustus, Jepang menyerah pada Sekutu, sehingga hal ini dimanfaatkan oleh Para Tokoh Perjuangan, untuk Memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia, pada Tanggal 17 Agustus 1945.

Struktur Teks Sejarah

Struktur Teks Sejarah

Setelah kalian memahami Ciri-Ciri dan Kaidah Bahasa dari Teks Sejarah diatas, selanjutnya kalian harus tahu Struktur dari Teks Sejarah, yaitu sebagai berikut ini :

1. Orientasi/Peninjauan

Orientasi, Peninjauan, atau Pandangan berfungsi sebagai Struktur Utama dari Teks Sejuruh, untuk Mengenalkan atau Membuka Cerita Sejarah yang akan dibentuk.

2. Untaian/Urutan Peristiwa

Untaian atau Urutan Peristiwa adalah Rekaman dari Kejadian atau Peristiwa yang telah terjadi dimasa lampau, dengan Cerita yang benar-benar terjadi.

3. Reorientasi/ Pengulangan

Reorientasi atau Pengulangan adalah Pandangan Pribadi dari Sang Penulis yang ingin menceritakan kembali, Kejadian atau Peristiwa yang telah terjadi dimasa lampau.

Jenis-Jenis Teks Sejarah

Jenis-Jenis Teks Sejarah

Teks Sejarah memiliki 2 macam jenis-jenisnya, yaitu Teks Sejarah Fiktif dan Teks Sejarah Non-Fiktif, untuk lebih lengkapnya kalian dapat menyimak ulasan yang tersedia dibawah ini.

A. Teks Sejarah Fiktif

Teks Sejarah Fiktif adalah Kisah Sejarah yang telah beredar atau terkenal dikalangan Masyarakat, yang diceritakan berdasarkan Khayalan dari orang-orang masa lampau, dan jenis Teks Sejarah ini terbagi menjadi 4 macam golongannya, yaitu sebagai berikut :

1. Legenda

Legenda adalah Cerita Prosa Rakyat yang diyakini oleh masyarakat tertentu, tentang terbentuknya suatu Peristiwa atau Tempat, yang telah terjadi dimasa lampau.

Contoh : Cerita Legenda Tangkuban Perahu, Candi Rorojongrang, Batu Menangis, Malin Kundang, Legenda Pulau Giliraja, dan masih banyak lagi.

2. Novel

Novel adalah Salah satu bentuk Karya Sastra yang menceritakan sebuah rangkaian kehidupan seseorang, dan beberapa tokoh yang berada disekelilingnya, dengan menonjolkan Sikap dan Watak yang berbeda-beda dari setiap Pemeran nya.

Contoh : Kehormatan Dibalik kerudung (Amalia Putri), Negeri 5 Menara (Ahmad Fuadi), Sang Pemimpi (Andrea Hirata), Ayat-Ayat Cinta (Habiburrahman El Shirazy), Dillan 1990 (Pidi Baiq), dan masih banyak lagi.

3. Roman

Roman adalah Salah satu bentuk Karya Sastra yang menceritakan sebuah rangkaian tentang Kisah Cinta Seseorang, dengan Sikap dan Watak yang berbeda-beda dari setiap Pemeran nya.

Contoh : Last Forever (Christian Simamora), Orange (Windry Ramadhina), Glommy Gift (Rhein Fathia), Autumn In Paris (Ilana Tan), dan masih banyak lagi.

4. Cerpen

Cerpen atau Cerita Pendek adalah Salah satu bentuk Karya Sastra yang menceritakan sebuah rangkaian tentang kehidupan seseorang secara singkat, padat, dan jelas, dengan Sikap dan Watak yang berbeda-beda dari setiap Pemeran nya.

Contoh : Cerpen Pendidikan, Cerpen Romantis, Cerpen Lucu, Cerpen Persahabatan, dan masih banyak lagi.

B. Teks Sejarah Non Fiktif

Teks Sejarah Fiktif adalah Kisah Sejarah yang telah beredar atau terkenal dikalangan Masyarakat, yang diceritakan berdasarkan Fakta yang benar-benar terjadi dari orang-orang masa lampau, dan jenis Teks Sejarah ini terbagi menjadi 4 macam golongannya, yaitu sebagai berikut :

1. Catatan Sejarah

Catatan Sejarah adalah Sebuah bentuk Catatan yang diambil dari Kisah Sejarah yang telah terjadi dimasa lampau, yang benar-benar terjadi atau fakta terjadi, untuk dijadikan pelajaran bagi kehidupan selanjutnya.

Contoh : Kejadian pada tanggal 26 Desember 2004 yang lalu, terjadi suatu Peristiwa Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami yang amat sangat dahsyat, menerjang Daerah Aceh Darusallam. Peristiwa memilukan itu telah merenggut kurang lebih 500.000 orang meninggal dunia.

2. Cerita Perjalanan

Cerita Perjalanan adalah Sebuah bentuk Cerita yang diambil dari Kisah Perjalanan Seseorang pada masa lampau, yang benar-benar terjadi secara fakta, untuk dijadikan sebagai pelajaran bagi generasi selanjutnya.

Contoh : Pada suatu hari Sunan Bonang melihat Seorang Pemuda yang bernama Raden Said (Sunan Kalijaga) membagikan berbagai macam Harta Benda dan Pangan kepada para penduduk miskin, yang didapatkan dari hasil merampok orang-orang kaya yang serakah.

Ketika saat itu Sunan Bonang menghampiri Raden Said yang sedang membagikan Harta Benda dan Pangan tersebut, melihat kedatangan Sunan Bonang yang membawa Tongkat Emas, Raden Said pun mencoba untuk merampas Tongkat Sunan Bonang.

Namun seketika itu juga Sunan Bonang menasehati Raden Said, agar tidak meneruskan perbuatannya, meskipun dengan tujuan yang mulia, namun perbuatannya telah salah jalan yang telah ditentukan Alloh Swt.

Pada awalnya Raden Said mengabaikan ucapan Sunan Bonang, tetapi Sunan Bonang tidak kehabisan ide untuk merubah perbuatan Raden Said, ketika itu juga Sunan Bonang menunjukkan sebuah Pohon Emas kepada Raden Said.

Dan seketika itu juga Raden Said sangat terbelalak dengan apa yang berada dihadapannya, Raden Said tahu bahwa Orang Tua yang sedang dihadapinya ini, bukanlah orang sembarangan, lalu Raden Said pun memohon kepada Sunan Bonang untuk dijadikan sebagai muridnya.

Sunan Bonang pun bersedia menjadikan Sunan Kalijaga sebagai muridnya, dengan syarat Raden Said harus berdiam diri atau tafakur diatas batu pinggir sungai kalijaga, hingga Sunan Bonang kembali ketempat tersebut.

Setelah sekian lama waktu yang dilalui, pada akhirnya Sunan Bonang kembali ketempat tersebut, namun banyak perubahan yang telah terjadi ditempat itu, banyak sekali semak belukar yang sangat tinggi, sehingga Sunan Bonang kesulitan mencari Raden Said.

Ketika menemukan jasad Raden Said yang hampir tidak dikenali lagi ciri-cirinya, karena tertutupi semak belukar dan tubuh Raden Said ditumbuhi dengan lumut, Sunan Bonang segera membersihkan tubuh Raden Said, dan menyuruhnya untuk membersihkan diri disungai.

Setelah selesai membersihkan diri, Raden Said pun banyak belajar semua Ilmu yang dimiliki oleh Sunan Bonang, sehingga Raden Said diangkat menjadi Wali Songo, dan berubah nama menjadi Sunan Kalijaga.

3. Biografi

Biografi adalah Salah satu bentuk Karya Sastra, yang diambil berdasarkan cerita fakta dari Kehidupan Seseorang yang terjadi dimasa lampau, untuk dijadikan pelajaran bagi kehidupan selanjutnya.

Contoh : Sunan Kalijaga merupakan salah satu Wali Songo yang menyebar luaskan Islam di Indonesia, Sunan Kalijaga memiliki Nama Asli, yaitu Raden Mas Said, yang lahir sekitar tahun 1450, merupakan keturunan dari Adipati Tuban.

4. Auto Biografi

Auto Biografi adalah Salah satu bentuk Karya Sastra, yang diambil berdasarkan cerita fakta dari Kehidupan Seseorang yang terjadi dimasa lampau, untuk dijadikan sebagai contoh kehidupan selanjutnya.

Contoh : Sunan Kalijaga memiliki Nama Asli Raden Mas Said, Lahir pada tahun 1945, Kabupaten Tuban, merupakan Putra dari Bupati Tuban, dan salah satu Walisongo yang menyebar luaskan Nusantara.

Raden Mas Said atau Sunan Kalijaga menikahi Dewi Saroh, dan dikarunia 3 orang anak, yang bernama Sunan Muria, Dewi Sofiah, dan Dewi Rakayuh.

Demikialan ulasan artikel yang dapat kami berikan hari ini, tentang Teks Sejarah yang dilengkapi beserta dengan Pengertian, Ciri-Ciri, Kaidah Bahasa, Struktur, Jenis-Jenis, dan Contohnya.

Semoga dengan adanya ulasan artikel ini, dapat membantu kalian dalam mempelajari Teks Sejarah, sehingga kalian tidak akan kebingungan lagi, ketika menghadapi Materi ini, amin.